Sabtu, 26 November 2011

SAJAK AIR MATA


oleh: Thoriq

Sebentar lagi
Akan ada yang terbakar
Lebih hebat dari api sebelumnya
Semuanya akan hangus
Oleh berita

Ku cari air tuk memadamkan
Tapi tak ada air yang mampu
Atau, ada air yang bisa memadamkan
Namun aku yang tak mampu mengambil air itu

Aku malu bersujud
Tapi aku takut tidak bersujud
Cuma air mata yg memperlambat

Biarkan api dan waktu bergelut
Entah siapa pemenangnnya
Pasti semua sudah hangus
Dilalap api dan waktu
Tinggal abu yang menjadi buah kenangan trauma

Aku tak mengharapkan ini
Tapi semua akan terjadi
Aku ingin menghindar
namun,ia selalu mengejar


jogja 17 oktober 2011





1 komentar:

  1. Mimpiku tak pernah mati..

    Tak mati terbakar api..

    Api rinduku padamu pujaan hati..

    Hati yang selalu dipenuhi mimpi..

    Mimpi-mimpi penuh imajinasi..

    Imajinasi padamu memenuhi hari..

    Hari demi bulan..

    Bulan demi tahun..

    Tahun demi abad..

    Abad demi waktu..

    Waktuku tak punya batas..

    Batas hidupku bukan batas cintaku..

    Cintaku padamu nan abadi..

    Seperti abadinya surga sang ilahi..

    Ilahi Robi sang pemberi rizki..

    Rizki hati rizki abadi..

    Abadi di taman hati pujaan hati..

    Hati…

    Hati…

    Hati…

    Hatimu hartaku..

    Hartaku cintamu..

    Cintamu nafasku..

    Nafasku mimpimu..

    Mimpimu mimpiku..



    Hidup selalu dipenuhi oleh bayang-bayang keraguan

    Terkadang hidup seseorang berada di atas

    Dan terkadang pula berada di bawah

    Mungkin orang tak akan tahu

    Apa yang sedang ku pikirkan

    Yang kupikirkan hanyalah sebuah angan-angan

    Yang tak akan pernah tersampaikan

    Mungkin bibir ini bisa tersenyum lebar

    Namun hati ini tak bisa tersenyum lebar

    Perkataan yang ku lontarkan, mungkin bisa membuat orang lain terhibur

    Tetapi tak bisa menghibur hatiku yang pilu

    Ku ingin hati ini tersenyum kembali seperti dulu



    Ada bayang yang mengusik hari

    Ada jiwa yang memanggil sunyi

    Ada hati yang bertaut mimpi

    Ada..diri meringkuk sunyi

    Namun tiada asa yang terpatri

    Indah yg dulu pernah kau tawarkan

    kini berevolusi menjadi mimpi buruk

    Sesal tiada lagi kan berarti

    Air mata darah pun takkan mampu merubah segalanya

    entah..apa lagi yg mampu ku rangkai

    kata..tak bisa ku jadikan kalimat

    kalimat tak mampu ku jadikan puisi

    segalanya hancur..

    imajinasi tlah enggan bersmayam dlm keheningan

    yg dengan susah payah ku ciptakan

    Biar,ku telusur sepi merangkai mimpi

    Berharap jiwa baru kan terlahir di tahun baru.





    Tuhan…

    kuingin merasakan sedikit damai di jiwa

    telah kulalui banyak cobaanmu

    aku ingin menikmati sisa hidupku

    dengan tanpa beban



    dengar aku Tuhan..

    aku di sini, masih menyebut namaMu

    inilah hamba Mu yang merindu damba

    jangan tinggalkan aku



    Tuhan….

    adakah kerinduanku engkau tahu

    ada sedih menggelayuti bathinku

    kuharap kau pun tahu

    karena engkaulah Maha

    mengetahui segala isi hati.



    Tuhan lihat aku..

    aku datang menyeruMu

    hanya meminta sedikit ketenangan

    dalam jiwa yang rentan akan problema…


    SUMBER http://www.facebook.com/notes/geo-si-pangeran-kertas/balada-nurani/182637925171369

    BalasHapus